• Menua dengan Suka Cita

Inisiasi Ashoka Fellow

Gerakan Menua dengan Suka Cita tersebar di seluruh dunia termasuk Indonesia, melibatkan Ashoka Fellow dengan organisasinya, yaitu sebagai berikut:

Dinny Jusuf

Ashoka Fellow since Oct 2018

Indonesia
Toraja Melo

Gustaff H. Iskandar

Ashoka Fellow since Jun 2024

Indonesia
Common Room

Luh Putu Upadisari

Ashoka Fellow since Aug 2009

Indonesia
Rama Sesana Foundation

Sita Aripurnami

Ashoka Fellow since Dec 1988

Indonesia

Nani Zulminarni

Ashoka Fellow since Jul 2007

Indonesia
Program for Women Headed Households in Indonesia (PEKKA - Perempuan Kepala Keluarga)

Septiaji Nugroho

Ashoka Fellow since Jun 2023

Indonesia
MAFINDO (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia)

Wida Septarina

Ashoka Fellow since Jun 2024

Indonesia
Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Foodbank of Indonesia)

Dina Siagian Lumbantobing

Ashoka Fellow since Feb 1993

Indonesia

FAQs

Q: Apa itu Ashoka Indonesia?​

Ashoka adalah lembaga non-profit global yang bergerak di bidang sosio-entrepreneur. Ashoka Indonesia didirikan pada tahun 1983, hingga saat ini Ashoka Indonesia sudah berhasil mendorong lebih dari 180 Ashoka Fellow dari seluruh Indonesia yang aktif dalam berbagai bidang seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi, lingkungan, serta partisipasi sipil. ​

Ashoka membayangkan dunia Everyone is A Changemaker di masa depan; dunia yang merespon tantangan sosial dengan cepat dan efektif, dimana setiap orang memiliki kebebasan, kepercayaan diri dan dukungan masyarakat untuk mengatasi beragam masalah sosial dan mendorong perubahan di lingkungannya. 

Apa itu Menua dengan Suka Cita?

Gerakan yang diinisiasi oleh Ashoka Indonesia sebagai upaya untuk menebarkan semangat semakin berusia bukan batasan untuk berhenti melakukan perubahan.

Q: Siapa saja pendukung Menua dengan Suka Cita? ​

Dengan pendekatan kepemimpinan kolektif, Menua dengan Suka Cita diusung oleh Ashoka bersama 4 organisasi strategis, perwakilan Ashoka Fellow, yakni: ​

  • DBS Foundation
  • Rujak 
  • MLB PSI UI 
  • WRI

Q: Apa latar belakang gerakan ini?

1 dari 6 orang di dunia ini akan berusia 65 tahun di tahun 2050. Di sisi lain, perubahan dunia terjadi begitu dengan segala tantangan dan kesempatannya.Pertambahan usia ini membawa pertanyaan baru: 
Bagaimana kita menjalani perjalanan di bertambahnya usia ini?

New Longevity melihat perubahan ini sebagai peluang— bukan sekadar bertambahnya usia, tetapi bertambahnya kemungkinan.Bertambah usia adalah kesempatan untuk menambah kontribusi bagi sesama. 
Untuk tetap terhubung, berbagi, dan menjadi bagian dari perubahan. 

Q: Bagaimana saya bisa mendapat informasi lebih lanjut? ​

Jika Anda memiliki pertanyaan maupun masukan untuk Gaharu Keluarga, silahkan menghubungi kami melalui: ​

  • Rina Kusuma (Purpose 1 Manager Ashoka Indonesia)  ​
  • Email: [email protected]
  • Instagram:  instagram.com/ashoka.id