YUK, DAFTAR GAHARU BUMI INNOVATION CHALLENGE SEBELUM 14 JUNI 2026
Kamu punya inovasi sosial yang memungkinkan ruang hidup yang inklusif, adil, dan berkelanjutan? Yuk, daftar Gaharu Bumi Innovation Challenge sebelum 14 Juni 2026.
Ashoka mencari para changemaker dan penggerak dari kalangan keluarga, guru, orang muda, dan komunitas.
Daftarkan inisiatifmu untuk mendapatkan sesi belajar bersama, koneksi dengan berbagai mitra strategis, media, para pembaharu lain, dan calon pendonor. Ashoka juga menyediakan dukungan uang tunai untuk mereka yang terpilih. Yuk, daftar sekarang!
Gaharu Bumi Innovation Challenge: Tentang Ruang Hidup yang Adil, Inklusif, dan Lestari
Unduh Panduan Peserta Gaharu Bumi Innovation Challenge 2026 di bawah ini:
Kategori Peserta GBIC 2026
Seluruh peserta GBIC 2026 wajib berupa tim dan telah menjalankan inisiatif yang menjawab kebutuhan ruang hidup, minimal selama enam (6) bulan.
Keluarga
Terdiri dari setidaknya dua anggota keluarga, baik memiliki hubungan biologis, terkait melalui pernikahan atau adopsi, atau terhubung melalui pengasuhan bersama.
Guru
Diinisiasi oleh guru di tingkat sekolah dasar, menengah, dan atas (atau yang setara), yang memulai inisiatif perubahan untuk menjaga ruang hidup bersama atau yang memimpin proyek perubahan.
Orang Muda
Terdiri dari orang muda berusia 12–18 tahun pada saat pendaftaran dan tidak lebih dari 18 tahun pada akhir November 2026.
Komunitas
Berasal dari komunitas dengan beragam latar belakang usia, jenis kelamin, atau lokasi, baik komunitas tunggal maupun kumpulan komunitas yang bekerja sama.
Kriteria Penilaian Peserta GBIC 2026
Konektivitas
Memiliki pemahaman mendalam tentang isu dan konteks setempat, serta adanya hubungan dengan komunitas yang menjadi target sasaran.Kreativitas
Menghadirkan perspektif baru terhadap masalah yang ada dan/atau mengembangkan cara-cara baru untuk menyelesaikannya.Komitmen
Berkomitmen kuat untuk melanjutkan inisiatif di masa mendatang.Kolaborasi
Mampu mengajak pihak lain, baik individu, komunitas, maupun organisasi, untuk terlibat dalam inisiatif dan bekerja sama guna menciptakan ruang hidup yang adil, inklusif dan setara.
Finalis GBIC 2024
Mengapa Gaharu Bumi Innovation Challenge Penting?
Di dunia yang terus berubah dengan sangat cepat, kita perlu berani membayangkan ulang ruang hidup yang adil, inklusif, dan lestari. Gaharu Bumi Innovation Challenge mengajak keluarga, guru, orang muda, dan komunitas untuk bersama mencipta dan merawat masa depan di mana semua kehidupan dapat tumbuh bermakna. Kita hidup di satu planet yang sama; ruang hidup yang harus dijaga bersama agar tetap bermanfaat bagi semua, hari ini dan esok.
Ashoka percaya bahwa setiap orang adalah pembaharu. Dari rumah, sekolah, hingga komunitas, siapa pun dapat menggerakkan perubahan melalui empati, kreativitas, dan aksi kolektif.
Melalui Gaharu Bumi Innovation Challenge, mari kita wujudkan ruang hidup yang lebih adil, inklusif, dan lestari.
Apakah kamu masih memiliki pertanyaan seputar Gaharu Bumi Innovation Challenge 2026? Bila ya, silakan hubungi kami di [email protected], dan dengan senang hati kami akan membantu kamu.
FAQs (Frequently Ask Questions)
Saya bukan pendiri inisiatif, tetapi saya bertanggung jawab atas pelaksanaannya. Apakah saya tetap dapat mendaftar?”
Sebagai tim, sebaiknya siapa yang mendaftarkan inisiatif ke GBIC?
Kalau saya dibantu orang tua dalam menjalankan inisiatif, apa bisa saya daftarkannya?
Apakah saya bisa mendaftarkan inisiatif ke lebih dari satu kategori?
Bila dulu saya menggagas inisiatif di sekolah dan sekarang telah lulus, apakah saya boleh mendaftarkannya?
Apakah inisiatif saya harus berbadan hukum?
Saya sudah ikut GBIC 2024, apa saya boleh mendaftar GBIC 2026?
Bila inisiatif saya meminta pembayaran atau melakukan penjualan dengan basis mendapatkan keuntungan finansial, apakah saya boleh mendaftar?
Apakah inisiatif saya harus tentang lingkungan?
Tidak harus. Di Gaharu Bumi Innovation Challenge, kami ingin mendorong agar isu lingkungan tidak hanya diperjuangkan oleh pejuang lingkungan. Kami justru berharap adanya keterhubungan antar isu dan dukungan lintas isu dalam mendukung ruang hidup yang adil, inklusif, dan lestari. Kami juga berharap agar mereka yang mungkin tujuan awalnya bukan untuk memperjuangkan lingkungan menjadi semakin sadar akan keterhubungan antar isu.
Misalnya, sebuah inisiatif awalnya dibuat untuk mendorong olahraga dan kesehatan, tetapi kemudian juga meningkatkan kesadaran akan perlunya ruang hijau bersama dan mengurangi sampah. Atau inisiatif yang awalnya untuk mengadvokasi literasi, tetapi juga mendorong buku-buku tentang iklim. Bisa juga inisiatifnya tentang pengurangan penggunaan gadget bagi anak-anak, tetapi kemudian juga menghemat energi dan mengajak anak-anak menghargai alam. Jadi, tujuannya adalah ruang hidup yang lebih adil, inklusif, dan lestari, tetapi inisiatifnya bisa menyasar tujuan ini dari sudut mana saja.